erase…

March 18, 2009

Let the ocean swell, dissolve way my past…

sorry girl, i just want to forget you indefinitely, until there’s no scent of you in my heart anymore…

So i’ll erase everything, and that includes not being your friend or every connection..

Let’s forget everything…

Advertisements

another 13…

February 13, 2009

tanggal 13 februari 2009 ini tuh dah nyampe 6 1/2 taoonn, itu klo teruss, nyatanya..???

gak kerasa dah nginjek 315 hari lagi dari hari dia keluarkan kata-kata itu…

ternyata kata-kata yang keluar dari mulutmu itu tidak pernah lengket pada perbuatan, hanya pemanis dari rangkaian kata yang tidak berarti dan bias…

selamat menjalani hidup, kambingnya dondong…

kita buktikan pilihan mana yg terbaik…

RECYCLE, Gemes, September 19, 2008 at 12:05 am

Arghh rasanya dah lama banget gak ngisi nih blog, dari kemaren pengen banget nulis sesuatu tapi bawaannya moodie terus, tiap jam bisa berubah rasa seribu kali ditambah minggu kemaren dari tanggal 7 september sampe 13 september merupakan moment yang paling gila dalam sejarah rasa hidup.

Tanggal 7 september yang harusnya jadi hari kebesaran gw, ditanggal itu gw didatangkan ke dunia ini dengan lembutnya oleh seorang ibu, ehh malahan menjadi hari yang sangat tidak menyenangkan… Hari itu terkirim kado ultah yang paling berkesan dan gak bakal terlupa, seseorang yang paling tersayang menorehkannya dirasa yang sedang beriak…

Kita sepakat tuk ketemu di siang itu, detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam tertunggu di pikir dan rasa yang berharap tanpa batas keletihan.. Pagi melangkah siang serta siang berlalu malam, napas yang dia hembus tak kunjung menepi di ruang pendengaran, harap rasa yang menggunung terlilit air menggerus pijak langkah yang rapuh, membunyarkan harap tuk bertemu.

Disaat rasa menjadi alun yang enggan beranjak tak lagi berharap berpandang, ehh tiba-tiba dia mengulurkan suara bernada datar tanpa ekpresi dalam telpon, menawarkan ucapan selamat yang tidak berarti apa-apa. Maaf tapi komitmen adalah sama besarnya dengan janji, dan itu telah dilanggar dengan alesan yang brutal tak berasa. 48 jam lebih tertunggu dengan rasa dan pikir yang selalu tertuju pada hari minggu tanggal 7 september, tapi itu berbalas dengan manis dan tergores dalam ingat  yang tak berlupa jaman. Harapan itu berbalas dengan pengingkaran kata yang beralasan gak mau bertemu karena sayang yang masih tinggal dalam inti rasa, dan memilih untuk bertemu dengan seseorang yang dekat dengan dia, menghabiskan detik-detik sampai jalan bareng ke penjuru ruang di bandung…  Terima kasihh atas kado yang diberikan, akan selalu tergores dalam lembaran khusus yang teringat sepanjang waktu…

dReam is a dReam…

January 1, 2009

RECYCLE : Gemes, Juli 6, 2008 at 1:54 am

Hmmm… Sudah genap seminggu kita bertemu dalam sebuah mimpi yang tak kenal batas dan warna. Mimpi itu datang dengan canggung dan mengalir dengan deras yang berhiaskan aktor dan tema yg sama… Anehh, mungkin itu yang langsung tersirat pada benak masing-masing ketika dipertemukan dengan suatu momentum kontinu yang berlandaskan alam bawah sadar yang berdiri sendiri tanpa ada yang bisa mengontrol atau membimbing, bersifat bebas dan tak terikat…

Dulu ketika masih dalam status dalam tanda petik ‘jadian’, hampir tiap malam menunggu untuk dipertemukan dalam dunia yang kata orang banyak diperkenalkan dengan nama ‘mimpi’, ehhh jangankan seminggu sekali, sebulan sekali pun belum tentu kita bertemu di alam mimpi itu, herann dan tak berjawab… Memang dunia yang satu ini mempunyai otoritas yang tak seorang pun sanggup untuk meninterfensinya, dia bersifat otonom dan monoaction, suka-suka dialah…

Sekarang ketika status itu berkelakar manjelma menjadi sesuatu yang makar, berontak tak berujung kejelasan, ehhh tak dianya dunia mimpi pun dengan tega dan dinginnya mempertemukan kita dalam dunianya yang tak berbatas dan berwarna, tidak tanggung-tanggung setiap malam dalam kurun waktu tujuh malam kita dipertemukan dengan lakon dan tokoh utama yang sama, gilaa dan sadiss tanpa rasa, mungkin itu kata yang tepat untuk mencaci sang penguasa mimpi yang dengan entengnya berskenario adegan yang terlarang pada masa dan situasional seperti sekarang.. Nyeseuk dan kesell berbanding otak yang tak sinkron dengan sang penghasil rasa kehidupan, itu sangat pastii berasa.. Duhh kok bisa-bisanya yah memberikan persekutuan mimpi dengan lakon dan tokoh utama yang tetap dengan garapan waktu yang beruntunan, ciks..ciks..ciks (mod bingung) yahh namanya juga tinggal di dunia mimpi yang mempunyai penguasa tak berbantahh (berupaya untuk sekedar menyenangkan hati dengan alesan yang tak elegi..), yahh mau bagaimana lagi coba, protes dan mengeluh pun terasa mubajir, itu dunia bukan milik kita yang bisa terkontrol semaunya sendiri, dunia itu mempunyai kilasan yang tak berbantah terkait dengan rintihan jiwa dan terawangan akal yang tertahan dalam dunia nyata dan dunia maya…

Semuanya mesti berjalan dan keluar sesuai dengan jalan dan kodratnya masing-masing…

Try my besT….

December 29, 2008

“Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda…”

Wuizzz kata-katanya semanis buah kurma yang cukup menenangkan rasa yang beriak tersapu alunan problematik hidup… Kegagalan melakukan sesuatu pasti sangat mempengaruhi mental dan mungkin fisik seseorang, walaupun sekecil apapun kegagalan itu. Suatu kegagalan yang tidak dapat dilalui dengan baik oleh pikir akan selalu membekas dalam alam bawah sadar seseorang.

Putus asa, emosi dan berjuta rasa lainnya masuk bercampur tanpa bentuk dalam inti rasa yang bergelembung bersekutu membangun rasa jiwa yang pasif. Perasaan yang relatif sama dialami oleh seseorang yang mencapai kegagalan, wajar dan terbilang sangat manusiawi.

Bulan ini masuk bulan ke 7, mencari jalan yang menjadi takdir di bumi. Aliran napas bertengger pada titik jenuh yang hampir mematikan rasa dan pikir, kalut tanpa bentuk mengira jalan yang terbaik untuk dihampiri dan dipilih, ‘where is the right track or the wrong track, dude..???’. Dimana harus dicari pilihan jalan penentu takdir hidup. Kanan atau kiri, mungkin depan atau belakang, atau mungkin harus terpaku pada tempat dimana sekarang berdiri, kemana harus dipilihkan langkah ini untuk dipijakkan..?? Dengan kondisi pikir yang terus berpacu sifat kelogisannya dan rasa yang harus terus dibelenggu sifat keegoannya akan tinggi hati, tidak akan ada jalan yang akan terbuka menuju ketulusan rasa dan kejernihan pikir, yang ada hanya suatu pintu menuju kebisuan rasa oleh benci, keputus-asaan dan asa egoistis yang terlilit oleh pikir yang elogistik keduniaan yang pendek dan kaku penuh dengan hitung-hitungan eksak akan materi dan tahta.

Times is running out… Dengan kondisi yang jejal tanpa arah seperti itu, waktu setahun tidak akan bercerita banyak, apalagi waktu itu sekarang berkurang menjadi 5 bulan lagi.. Apa yang bisa dilakukan dengan waktu 5 bulan, apa bisa mensejajarkan diri bertitle ‘settle’ dengan sisa waktu itu. Rasa dan pikir harus disiapkan untuk sesuatu yang terburuk, kondisi ketika rasa dipaksa untuk ikhlas menerima kenyataan bahwa gw telah gagal dalam memenuhi hidup gw dan mempertahankan rasa ke seseorang, bersiap menjadi seorang pecundang yang selalu bermandikan kegagalan..

Sekarang waktunya mencoba apapun yang bisa dilakukan, membiasakan diri bersahabat dengan kegagalan yang akan selalu datang mengetuk dan memberikan jutaan rasa riak pada jiwa yang gamang tanpa hening. Mencoba dan mencoba dan terus mencoba, karena hanya itu yang bisa dilakukan sekarang tanpa menghitung dampak kegagalan yang akan dihinggapi. Mengejar materi dan rejeki merupakan sesuatu diluar nalar hidup yang telah ada catatan dan jalurnya pada masing-masing individu yang dilahirkan pada alam ini..

Sayang selama rasa ini masih ada di intinya dan napas masih bergelembung di nadinya, selama itu juga takdir akan selalu berlari kemanapun jalan hidup akan mengarah. Apapun yang terjadi I’ll try my best to make my destiny with you, this is not the end for us….

Obsesi ato Obsesi…

December 19, 2008

‘Obsesi’…

Kata pertama yang keluar dari dua orang junior, gak perlu sebutin namanya, sewaktu gw melakukan hal-hal yang menurut orang terlihat bodoh untuk dilakukan dan sebagai reaksinya gw hanya diam dan senyum meusem mendengar kata itu keluar…

Ehmm… Gak jelas juga sih apa yang gw lakukan sekarang, rasa dan pikir terbagi jadi dua kubu yang saling bertolak, yang satu kubu berkeras untuk tetep berjuang apapun konsekuensi yang bakal didapat sementara di kubu lain tetep keukeuh dengan pendiriannya untuk ‘threw it all away’, buang dan lupakan semua…

Untuk sekarang biarlah itu menjadi sebuah pilihan yang tak berjawab, rasa dan pikir masih belum menentukan jalan mana yang akan terjejak menunggu arahan dari langit…

Satu yang jelas, rasa pahit ini belum menyentuh dasar dari intinya dan masih ada keelastikan yang berlaku tapi bukannya tak berbatas hanya menuju kebebalan yang statik menuju kekakuan yang sempurna nyaris takkan berubah…

Just give one more chance for one last time….
Just one more kiss to last a lifetime….
One more chance for one last time….

Close NoTes…

December 3, 2008

Perhaps i’m exaggerating, but i think people meet each other because their destinies are connected, to be able to meet unexpectedly in a limited time, I believe its a miracle. Before i met you,i was like a kids, i only knew how to dream. However, word cannot describle how lucky i am right now. If this is a dream, i hope i will never wake up, if this reality, even if its only a moment, i don’t care, i can say proudly that i’m doing great, just thinking about you now, my heart feels warm.

To me, you’re where the sun is, even though you seem cold on the outside right now, inside your heart is like the sun. I’m probably not the only one who thinks this way, because you have so much charm, from your smile, i also saw those who also felt your charm and your beautiful. There will be many others in the future too, amongs them, you will shine brightly, its my greatest happiness if i can just stay by your side and silently protect you.